Keajaiban – keajaiban Umbi-umbian indonesia


Indonesia merupakan salah satu negara dengan dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, ternyata hanya mengandalkan satu jenis tanaman sebagai sumber pangannya, yaitu BERAS. Bahkan, banyak yang bilang, kalo belum nasi sama saja dengan belum makan. Karena ‘kepercayaan’ inilah yang membuat kita menjadi pengimpor beras nomor 1 di dunia. Sebab, kebutuhan beras per orang di Indonesia mencapai 149 kg/tahun. Sedangkan di negara ‘maju’ kebutuhannya hanya sekitar 60-75 kg/tahunnya.

Berdasarkan pengamatan Yayasan Kehati, krisis ekonomi tahun 1997/1998 memperlihatkan ketergantungan kita pada beras sebagai bahan pangan utama. Kebijakan masa orde baru pun mengarahkan pada beras sentris. Padahal sumber karbohidrat tidak melulu berasal dari beras.

Sebenarnya kita banyak mengenal sumber pangan selain beras. Di Wamena, orang Dani mengenal ratusan jenis ubi jalar (hipere mereka menyebutnya). Di Yogyakarta paling tidak ada 65 jenis umbi-umbian (termasuk talas-talasan). Juga pulau Bali yang memiliki sekitar 75 jenis umbi-umbian yang bisa dimanfaatkan. Namun, semua keanekaragaman itu berhasil dikalahkan oleh beras.

Tidak hanya itu, Indonesia adalah negara penghasil singkong ke-4 dunia setelah Nigeria, Thailand, dan Brazil dengan kapasitas sekitar 21,5 juta ton/tahun. Sayangnya, meskipun sudah ada Perpres No.22/2009 tentang Percepatan Keanekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) berbasis sumber daya lokal, umbi baru dilirik bila kelaparan melanda.

Apa saja  keajaiban umbi yang ada di Indonesia?…..

Karbohidrat yang Masih Terkubur
1. Ganyong ( canna edulis ker)

Ganyong ( canna edulis ker)

canna edulis ker

canna edulis ker

Ganyong/canna edulis ker

Jika kita ke supermarket dan menemukan tepung dengan label “Queensland Arrowroot” kita langsung percaya bahwa itu adalah tepung berkualitas. Padahal, tepung yang diproduksi massal di Quennsland, Australia ini dikenal dengan tepung Ganyong (canna edulis ker) yang mudah ditemukan di Jawa dan Sumatera.

Ganyong dikenal sejak 2500 SM sebelum penduduk Amerika Selatan mengenal jagung dan singkong. Memiliki kandungan karbohidrat lebih tinggi dari kentang, demikian juga kandungan kalsium, fosfor, dan zat besi. Mudah dicerna dan cocok sebagai makanan bayi dan orang sakit.

2.Suweg (amorphophanulatus companulatus)

amorphophanulatus companulatus

Suweg (amorphophanulatus companulatus)

amorphophanulatus companulatus

Suweg (amorphophanulatus companulatus)

Suweg klo di Jepang biasa dijadikan tepung makanan untuk bahan baku jelly konjaku dan dry siratake (sejenis mie kering).

3.Kimpul (Xanthosomaviolaceum)

Xanthosomaviolaceum

Kimpul (Xanthosomaviolaceum)

Kimpul: umbi dari keluarga talas-talasan ini sebenarnya dikenal sebagai bahan baku keripik kemasan yang gurih dan lezat. Kimpul rebus dianjurkan sebagai pangan pengganti beras bagi penderita diabetes.

4. Uwi (Dioscorea)

Dioscorea

Uwi (Dioscorea)

Dioscorea

Uwi (Dioscorea)

Uwi : Setidaknya terdapat lima jenis uwi yang dikenal, yaitu: uwi wulung, uwi beras, uwi bangkulit, uwi jengking, dan uwi rondo sluku. Pengolahannya pun sederhana, dikukus, direbus, dibakar, digoreng, atau dijadikan gethuk. Uwi wulung biasa dikonsumsi penderita thypus, sementara itu dengan teknologi tinggi dapat dijadikan ekstrak untuk bahan baku kontrasepsi oral.

5. Gembili (Dioscorea esculenta)

Dioscorea esculenta

Gembili (Dioscorea esculenta)

Dioscorea esculenta

Gembili (Dioscorea esculenta)

Gb, Gembili / Dioscorea esculenta

Sama seperti uwi, gembili pun ada berbagai macam: gembili gajah, gembili teropong, gembili ketan, gembili srewot, dan gembili wulung.

6. Gadung (Dioscorea hispida)

Dioscorea hispida

Gadung (Dioscorea hispida)

Dioscorea hispida

Gadung / Dioscorea hispida

Tanaman asli India dan Cina Selatan ini pada dasarnya mengandung racun, tapi dengan pengolahan yang tepat, keripik gadung dengan warna putih kering, renyah, dan gurih, banyak disukai.

7. Klenci (Coleus tuberosus)

Coleus tuberosus

Klenci (Coleus tuberosus)

Klenci : Dikenal sebagai kentang Jawa walau berasal dari India. Umbi ini potensial dikembangkan sebagai pangan pemenuh gizi keluarga.

8. Garut (Maranta arundinacea)

Maranta arundinacea

Maranta arundinacea

Maranta arundinacea

Garut/Maranta arundinacea

Garut : Bisa diolah menjadi pati baha baku berbagai produk, seperti makanan, minuman, farmasi, kosmetik, tekstil, hingga kertas. Dengan bentuk serat yang pendek lebih mudah dicerna dan cocok sebagai bahan baku makanan bayi, penyandang autis, dan down syndrom.

Data WHO: Penderita diabetes mellitus di Indonesia tahun 2008 adalah sekitar 8 juta jiwa dan diperkirakan jumlahnya mencapai lebih dari 21 juta jiwa pada tahun 2025. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai negara peringkat keempat penderita diabetes terbesar di dunia.

About these ads

8 thoughts on “Keajaiban – keajaiban Umbi-umbian indonesia

  1. Jenis umbi-umbian diatas kesukaan saya waktu kecil di Bangka, sekarang rindu banget, sudah susah dicari. memang kita bangsa yang suka meremehkan yang disedia alam untuk kita , menghianati karunia alam.
    Saya sekarang coba melestarikan yang bisa didapat tetapi susah mencari bibitnya. Kalau ada yang bantu terima kasih.

  2. Obtain and pick some good points from you and it aids me to solve a problem, thanks.

    – Henry

  3. tidy website I’ll bring this on top of this tweets right now. also

  4. aku mencari kerabat tanaman Suweg tolong ya..

  5. Umbi-umbian ( Polo Pendem, Istilah jawa), adalah tanaman asli belantara bumi nusantara yang tumbuh sejak jaman purba karena karunia Tuhan, bukan tanaman yang berasal dari india atau yang lain, seperti teori orang menduga-duga,yang ditulis dimana-mana… umbi-umbian diatas itu makanan nenek moyang kita,berlaku sebagai makanan pokok… bahkan masa kecil saya juga makan itu,dan tidak tergantung beras…
    tapi sekarang pada dilupakan, bahkan didesaku sudah punah…seiring pesatnya kemajuan pertanian, lahan(tegalan) dijadikan persawahan untuk menanam padi. hal ini karena padi lebih cepat panen, bertekstur lebih halus, enak dan pas untuk lidah, dan kandungan gizinya juga pas untuk menyuplai kebutuhan hidup… Polo Pendem masih banyak tumbuh dihutan buatan maupun alam dan daerah pegunungan, pelosok desa serta daerah pesisir.

  6. Just desire to say your article is as amazing. The clearness in your post is simply excellent and i could assume you’re an expert on this subject. Well with your permission allow me to grab your feed to keep updated with forthcoming post, bookmarked it in my minimum deposit poker site and google bookmarks.. Thanks a million and please keep up the gratifying work.

  7. saya asal dari MALANg jatim, seneeng sekali makan umbi – umbian tersebut diatas, tetapi terutama GEMBILI,.. kalau pas mantaf begitu dibuka kilitnya,.. mak pyur… and rasanya ada manis-manisnya.. cuma sayang sekarang ini yang jualan gembili dan umbi2 an tersebut klu ndak salah hanya tinggal 1 orang saja (wanita sudah tua, asal madura klu tidak salah). DIa jualan di pasar besar malang.

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s